April 15, 2021

LINTAS HUKUM ONLINE

Mengungkap Fakta Data yang Diulas Secara Tegas dan Transparan

MONITORING PENGECEKAN RAPID TES KEPADA SANTRIAWAN/SANTRIWATI PONDOK PESANTREN MA’HAD TAHFIZ HIDAYATUL

Spread the love

Bangka,Lintas Hukum” Sungailiat– KASPKT III Bripka Oka Indra Putra Monitoring pengecekan Rapid Test kepada santriwan/santriwati Pondok pesantren Mahad Tahfiz hidayatul Qur’an Desa Puding Besar Kec. Puding Besar. Sabtu, (09/01/21).

Kegiatan bertempat di gedung showroom rental mobil milik Sdr.Yanto Als Yan warga Desa Puding Besar telah dilakukan Monitoring terkait pemeriksaan Test Rapid terhadap para santriwan/santriwati Pondok Pesantren Mahad Tahfiz Hidayatul Qur’an Desa Puding Besar Kecamatan Puding Besar

Terkait situasi diatas monitoring KASPKT III Bripka Oka Indra Putra dan anggota berdasarkan hasil monitoring kepada Tim gugus Covid 19 Kecamatan Puding Besar yaitu Sdr Robi Sugara (Puskesmas Puding Besar) bahwa peserta Rapid Test berasal dari Pondok Pesantren Mahad tahfiz hidayatul Qur’an yang dilakukan oleh Tim Kesehatan dari Dinkes kab.Bangka dan Tim dari Puskesmas Puding besar.

Sdr Robi Sugara (Puskesmas Puding Besar) Mengatakan Adapun pemeriksaan Rapid Test tersebut bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 di kalangan pondok pondok pesantren Mahad tahfiz hidayatul Qur’an dikarenakan pasca libur Natal dan Tahun baru 2021 kemarin santriwan/santriwati diliburkan dan pulang ke rumah orang tua masing – masing.

“sebagai syarat pencegahan dan memutus penyebaran Virus Covid 19,dikarenakan pada hari senin 11 januari 2021 kegiatan belajar mengajar dipondok pesantren Mahad Tahfiz hidayatul Qur’an sudah mulai berjalan seperti biasa dan para santriwan/santriwati dilakukan pemondokan di pesantren,” Ujarnya.

Adapun Dia Menambahkan Tidak menutup kemungkinan pada hasil Rapid Test tersebut akan ada yang Reaktif apabila pada saat pasca libur natal dan tahun baru kemarin para murid pondok pesantren tidak mematuhi protokol kesehatan.

Dengan dilakukannya kegiatan Rapid Test di kalangan murid Pondok Pesantren Mahad Tahfiz Hidayatul Qur’an tersebut sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19

(Budi Triono)