September 27, 2021

LINTAS HUKUM ONLINE

Mengungkap Fakta Data yang Diulas Secara Tegas dan Transparan

MASYARAKAT KABUPATEN BEKASI IRINGI PEMAKAMAN BUPATI H.EKA SUPRIA ATMAJA

Spread the love

Lintashukum.com|Kabupaten Bekasi – Setelah beredar kabar Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja, SH, tutup usia di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang Banten, Minggu malam (11/07/2021) sekitar pukul 21.35 wib, sosmed mulai dari status FB dan WhatsApp dibanjiri berita duka Wafatnya Bupati Bekasi.

Bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja meninggal setelah menjalani perawatan selama 7 hari sejak Minggu (04/07/2021) di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang, karena terkonfirmasi terpapar Covid-19 setelah menjalani tes PCR dan hasilnya dinyatakan positif ditambah adanya penyakit yang dideritanya sejak lama.

Sejak malam warga membanjiri kediaman Bupati karena ingin menyambut kedatangan jenazah sang Bupati Bekasi.

Pada pukul 09.00 Wib jenazah Bupati Eka diberangkatkan dari RS Siloam Kelapa Dua Tangerang dengan pengawalan aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, menuju ke Rumah Duka untuk dimakamkan.

Warga Kabupaten Bekasi yang melihat kedatangan iring – iringan mobil yang membawa jenazah Bupati langsung membanjiri persis tepat di depan kediaman Bupati Eka, dan kedatangan jenazah Bupati yang menggunakan mobil ambulan pun diiringi isak tangis warga, bahkan warga tidak membubarkan diri hingga proses pemakaman Bupati Bekasi ini selesai.

Dengan mendengarkan melalui pengeras suara warga mengikuti proses pemakaman Bupati dan ikut berdoa, walau tidak bisa melihat langsung ke area pemakaman sang Bupati dikarenakan harus mengikuti prokes dan jumlah yang mengikuti proses pemakaman hanya pihak keluarga saja.

Bupati Bekasi dimakamkan dihalaman rumahnya persis di dekat Mushola yang dibangun oleh Bupati dan belum lama di resmikan.

Minah (Warga sekitar kediaman Bupati), mengatakan bahwa “bapak Bupati orang baik bang, dia sering membantu warga yang susah, bahkan semenjak saya mendengar bupati sakit saya selalu berdoa agar dia (bupati-red) cepat sembuh,” Ucapnya.

Ditempat yang sama Maemunah juga mengatakan “Bupati sayang sama orang miskin, saya sendiri sering diberi bantuan sama bupati, soalnya dirumah saya ada anak yatim, bupati anggap yatim ini anak asuhnya, pokoknya saya pribadi merasa sangat kehilangan pak, Semoga pak Bupati meninggal dalam keadaan khusnul khotimah dan diterima iman islamnya amin,” Ucapnya sambil berlinangan air mata.

Tampak dalam pemakaman Bupati Bekasi ini, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, dan beberapa pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi yang mengikuti proses pemakaman hingga selesai. (Red)