USAI PENSIUN DAN DI SEBUT-SEBUT BAKAL IKUT BERTARUNG DI PEMILU SERENTAK 2024

Lintashukum.com||Pekanbaru – Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Periode 2012-2017 dan 2017-2022 Firdaus-Ayat disebut-sebut bakal ikut bertarung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang.Firdaus, pada saat di wawancara media mengatakan dirinya tidak menampik, akan mengambil kesempatan jika mendapatkan amanah kembali untuk mengabdi kepada negara dan rakyat. “Insya Allah, semua ada waktunya, bila negeri memanggil, saya siap mengabdi dan melayani,”ungkapnya pada Jumat (24/6/2022).

 

Firdaus mengaku, sudah berancang-ancang untuk maju dalam Pemilihan Legislatif DPR RI yang direncanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Ia juga melirik kesempatan maju sebagai Kepala Daerah (Pilkada) untuk merebut kursi Riau satu pada November 2024.

“Kita lihat yang saja yang akan datang, politik itu dinamis. Ada Pileg di Bulan Februari dan ada Pilkada di Bulan November, kita lihat kesempatannya,” jelasnya.

 

Firdaus juga mengaku menerima dukungan dari sejumlah pihak yang enggan beliau ungkapkan. Yang jelas, komunikasi untuk melancarkan rencananya itu sudah dimulai.

 

“Komunikasi, Alhamdulillah, ada juga teman-teman yang mengajak dan mengingatkan saya agar tetap bersama masyarakat,” kata dia.

 

Begitu juga Ayat Cahyadi. Kemungkinan, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga akan mengisi perhelatan Pemilu tahun 2024. Namun, Ayat mengaku semua itu tergantung partai tempat Ia dibesarkan sebagai politisi.

 

“Pileg dan Pilkada ini kan dua tahun lagi, jadi selama 2 tahun tentu saya akan kembali menjadi masyarakat biasa. Meski begitu, aktivitas saya masih akan tetap sama yakni keliling dari masjid ke masjid menemui masyarakat dan berdakwah,” kata Ayat beberapa waktu lalu.

 

Ayat menceritakan, dirinya telah ditunjuk oleh partai untuk menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Provinsi Riau. Tak tanggung-tanggung, target besar untuk menaikkan perolehan jumlah kursi di DPRD pun harus dipikul pria kelahiran Bekasi, 22 Juli 1971 itu, usai tak lagi menjabat Wakil Walikota Pekanbaru.

 

“KPU Provinsi Riau belum lama ini sudah mensosialisasikan bahwa tahapan Pemilu baik Pileg dan Pilpres akan digelar di tanggal 14 Februari 2024. Sementara Pilkada serentak di Bulan November. Bagi semua partai politik termasuk PKS, momentum Pileg inilah yang akan menjadi fokusnya,” Jelas Ayat.

 

“Kenapa begitu? Karena hasil Pileg ini akan menjadi acuan partai politik untuk mengusung kadernya maju di Pilkada 2024,” tambah dia.

 

Lantas apakah Ayat Cahyadi yang bergelar Datuk Muda Bandar Setia Amanah tidak akan maju dalam konstelasi politik Pilkada Kota Pekanbaru di tahun 2024? Ayat menyebut peluangnya masih fifty-fifty.

 

“Maju Pilkada ini kan harus ada perahunya, dan perahunya ya harus PKS. Saya kalau tidak dengan PKS, tidak akan maju, karena ini sudah menjadi komitmen saya. Kenapa begitu? Karena saya ini dibesarkan oleh PKS,” tegasnya.

Sebagai Ketua MPW PKS Provinsi Riau, dirinya akan fokus agar perolehan jumlah kursi baik di tingkat DPRD Provinsi maupun Kabupaten Kota bisa bertambah. Dengan begitu, PKS akan mudah mengusung kadernya sendiri di Pilkada 2024.

 

“Nah bisa saja nanti saya maju Pileg terlebih dahulu. Yang jelas nanti akan dimusyawarahkan. Namun, bagi saya kepentingan PKS di atas segala-galanya. Jadi saya harus mendahulukan kepentingan partai. Tidak hanya memikirkan diri pribadi saya. Meskipun begitu secara pribadi saya siap. Semua saya siap. Mau didudukkan dimana, saya siap,” paparnya.

 

(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.